Nasehat Guru: Jadilah Anak Yang Senang Dinasehati
Dulu,
ketika kelas XI SMA ada salah seorang guru yang memberikan nasihat. Sampai saat
ini pun nasihatnya begitu membekas dalam hati. Mungkin karena beliau termasuk
salah satu orang yang berpengaruh dalam pembentukan karakter dan kepribadianku
selama di SMA. Beliau berbeda dengan guru yang lain. Keteguhan dan
kedisiplinannya menjadi tauladan bagi anak didiknya. Beliau berkata “jadilah
anak yang mudah dinasehati. Senang dinasehati dengan orang yang lebih tua
darinya.”
Saat ini, ketika aku menjalani KPL (Kuliah Praktek
Lapangan) dan penelitian skripsi di sekolah, aku menjadi paham dengan apa yang
beliau katakan. Mengapa harus senang dinasehati orang yang lebih tua?. Tentu
saja, pengalaman mereka jauh lebih banyak ketimbang kita. Tak heran jika di
Indonesia ini muncul kalimat “aku sudah menelan asam pahitnya kehidupan”. Ya,
artinya pengalaman orang yang lebih tua jauh lebih banyak daripada anak muda.
Jawaban itu kudapatkan ketika memperhatikan adik-adik di
sekolah. Seolah aku flashback ke
masa-masa sekolah. Masa-masa dimana terlalu banyak membuang-buang waktu dan
kesempatan yang berharga. Padahal, saat SMA lah menurutku masa yang
menyenangkan. Bagiku, masa SMA adalah masa mencari jati diri. Masa pembentukan
karakter dan kepribadian. Namun, sayangnya banyak yang tak menyadari hal itu
termasuk diri saya. Acuh terhadap pelajaran seolah tak berguna. Tidak
memperhatikan guru ketika menerangkan. Jarang belajar, dll. Akhirnya, ketika
menempuh pendidikan yang lebih tinggi baru aku menyesali semuanya. Bahkan, dulu
teman teman yang hits pun ketika lulus sekolah juga ada yang jadi pengangguran,
dll. Padahal, dulu dengan bangganya mereka menunjukkan “it’s me”. Intinya, apa yang kamu
lakukan/kerjakan saat ini pasti terhubung dengan masa depanmu. Apa yang kamu
tanam itulah yang akan kamu panen. Jadi, jangan pernah abaikan nasihat dari
orang. Asal itu adalah nasihat baik mengapa harus diabaikan? Tentunya orang itu
sudah pernah mengalaminya atau mungkin lebih tau. J
semoga bermanfaat. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan pada penulisan kata maupun kalimat.
Komentar
Posting Komentar